• Home
  • Smartphone
  • POCO X8 Pro Max 2026, Pertama Kalinya Seri X Pakai Chipset Flagship, dan Hasilnya Cukup Mengejutkan
POCO X8 Pro Max 2026 review

POCO X8 Pro Max 2026, Pertama Kalinya Seri X Pakai Chipset Flagship, dan Hasilnya Cukup Mengejutkan

Selama bertahun-tahun, ada satu hal yang konsisten dari seri POCO X, performanya selalu kelas mid-range yang dikencangkan sedemikian rupa hingga terasa melampaui harganya, tapi tidak pernah benar-benar menyentuh wilayah flagship.

Sampai sekarang.

POCO X8 Pro Max menjadi model pertama dalam lini X series POCO yang menggunakan chip flagship, yaitu MediaTek Dimensity 9500s berbasis fabrikasi 3nm. Fortune IDN

Ini bukan sekadar upgrade angka. Dimensity 9500s adalah chipset yang masuk kategori flagship bukan mid-range yang dikencangkan, bukan upper mid-range. Flagship. Di badan yang dijual mulai Rp6,1 juta.

Skor AnTuTu-nya diklaim mencapai 3.085.998 tembus 3 juta, angka yang bahkan tidak dicapai banyak HP “flagship” dari brand besar.

Tapi sebelum kamu langsung order, ada beberapa hal yang perlu diluruskan termasuk apa sebenarnya beda Dimensity 9500s dengan 9500 biasa, dan kenapa kamera POCO X8 Pro Max perlu kamu ketahui sebelum memutuskan beli.


Harga Terbaru POCO X8 Pro Max, Sudah Turun di Juni 2026

POCO X8 Pro Max mengalami penurunan harga setelah dua bulan rilis di pasar Indonesia. Ada penurunan sebesar Rp150.000 sementara spesifikasi tetap sama. Viva

VarianHarga AwalHarga Juni 2026
12GB/256GBRp6.699.000~Rp6.549.000
12GB/512GBRp7.199.000~Rp7.049.000

Penurunan Rp150.000 memang tidak dramatis tapi ini tren yang normal dan harga akan terus menyesuaikan seiring waktu. Buat yang tadi ragu karena harga, ini sinyal yang bagus.

Baca Panduan Lengkap Prompt AI Video 2026, Cara Nulis Prompt yang Hasilnya Sinematik disini


Spesifikasi Lengkap POCO X8 Pro Max 2026

KomponenSpesifikasi
LayarAMOLED 6,83 inci, 1.5K, 120Hz, 480Hz touch, 3.500 nits
ChipsetMediaTek Dimensity 9500s (3nm)
RAM12GB LPDDR5X
Storage256GB / 512GB UFS 4.1
Kamera Utama50MP Light Fusion 600, f/1.5, OIS, 4K@60fps
Kamera Depan20MP
Baterai8.500mAh Silicon-Carbon
Charging100W HyperCharge + 27W reverse charging
OSHyperOS 3 + Android 16
Update4x OS + 5 tahun security patch
SertifikasiIP68 + IP69
AnTuTu3.085.998
WarnaMint Green, White, Black

Dimensity 9500s, Apa Bedanya dengan 9500 Biasa?

Ini pertanyaan yang hampir tidak ada artikel Indonesia yang jawab secara konkret dan penting untuk dipahami.

“s” di Dimensity 9500s bukan berarti “Super” atau “Special”. Dalam terminologi MediaTek, huruf “s” biasanya menandakan versi yang sedikit di-clock down dari chipset utamanya lebih efisien daya, lebih terkontrol thermal, tapi dengan performa peak yang sedikit di bawah 9500 penuh.

Analoginya seperti Snapdragon 8 Gen 3 vs 8s Gen 3 dari Qualcomm satu keluarga, tapi ada penyesuaian di performa vs efisiensi.

Dalam praktik gaming: data terstruktur di atas mencerminkan teknologi terkini yang ada di industri smartphone tahun 2026 dan AnTuTu 3 juta+ membuktikan bahwa versi “s” ini masih sangat kencang untuk semua kebutuhan gaming mobile yang ada sekarang. Tokopedia

Untuk PUBG Mobile, Genshin Impact, Mobile Legends, Honkai Star Rail semuanya akan berjalan di setting tertinggi dengan frame rate stabil. Chipset ini jauh lebih dari yang dibutuhkan game-game tersebut.


Baterai 8.500mAh

POCO X8 Pro Max membawa baterai berkapasitas 8.500 mAh dengan teknologi silikon-karbon (Si/C) yang lebih padat energi.

8.500mAh adalah angka yang sangat serius bahkan lebih besar dari iQOO Z11 yang 9.020mAh pun hampir setara. Dengan chipset Dimensity 9500s yang efisien, kombinasi ini menghasilkan daya tahan yang sangat panjang.

Estimasi penggunaan nyata:

  • Gamer berat yang main 4-5 jam sehari → masih tahan seharian penuh
  • Pengguna aktif medsos + video → 1,5-2 hari
  • Pengguna kasual → bisa 2-3 hari

Teknologi pengisian daya 100W HyperCharge juga disematkan, yang diklaim mampu melakukan pengisian baterai hingga penuh hanya dalam waktu 48 menit saja. Bacakoran

48 menit untuk mengisi 8.500mAh dari 0 ke 100% ini angka yang sangat impressive. Bahkan kalau anggap klaim ini sedikit optimistis dan kenyataannya 60 menit, tetap luar biasa untuk baterai sebesar ini.

Plus ada reverse charging 27W HP ini bisa jadi powerbank untuk ngecas TWS, smartwatch, atau HP lain. Nilai tambah yang nyata untuk pengguna aktif.


Pada Layar ada Angka yang Perlu Dikontekstualisasikan

Layarnya menggunakan panel AMOLED berukuran 6,83 inci beresolusi 1.5K dengan refresh rate 120Hz dan touch sampling rate super responsif hingga 480Hz.

Kecerahan 3.500 nits terdengar sangat tinggi dan memang tinggi untuk outdoor visibility. Tapi perlu dipahami bahwa 3.500 nits adalah peak brightness yang hanya aktif sesaat saat konten HDR tertentu. Brightness harian akan jauh lebih rendah dari itu. Ini bukan misleading, tapi perlu diketahui supaya ekspektasinya tepat.

480Hz touch sampling rate adalah keunggulan nyata untuk gaming respons sentuhan terasa sangat presisi dan instan, yang sangat terasa perbedaannya kalau kamu main game FPS atau MOBA yang butuh ketepatan tap.


Kamera-nya Ini yang Perlu Dibahas Paling Jujur

Kamera utamanya mengandalkan kehebatan sensor Light Fusion 600 beresolusi 50MP dengan apertur f/1.5, ukuran penampang sensor 1/1.95 inci, dan sistem penstabil OIS yang mampu merekam video tajam 4K pada 60 FPS.

Light Fusion 600 adalah sensor yang solid f/1.5 yang sangat lebar memungkinkan masuknya banyak cahaya untuk foto low-light, dan OIS memastikan video stabil.

Tapi ada konteks yang perlu jujur disampaikan:

Di kelas harga Rp6-7 juta, POCO X8 Pro Max bukan yang paling kuat di kamera. Sensor Light Fusion 600 berada di kelas yang sama dengan banyak kompetitor mid-range bukan flagship camera dari Sony IMX9xx series atau Light Fusion 900 yang ada di HP lebih premium.

Dalam sebuah review, kamera menjadi salah satu sorotan HP ini lebih kuat di performa dibanding kameranya.

Untuk foto siang hari: sangat baik. Untuk video 4K: stabil dan tajam. Untuk foto malam dan kondisi cahaya rendah: OIS dan apertur f/1.5 membantu, tapi tidak setajam HP dengan sensor lebih besar.

Ini bukan dealbreaker tapi kalau kameramu nomor satu dalam daftar prioritas, perlu dipertimbangkan.


Ada Yang Unik Dengan Komunikasi Offline

Keduanya juga mendukung fitur AI seperti Google Gemini dan Circle to Search, serta komunikasi offline untuk panggilan suara tanpa jaringan seluler.

Ini fitur yang sangat jarang disebut tapi sangat menarik kemampuan melakukan panggilan suara tanpa jaringan seluler. Ini kemungkinan via teknologi mesh networking atau WiFi calling yang dikembangkan lebih lanjut.

Untuk pengguna di daerah dengan sinyal tidak stabil di pegunungan, daerah terpencil, atau dalam gedung yang sinyalnya buruk ini bukan sekadar gimmick.


Kekurangan yang Perlu Diketahui

Kekurangan pertama yang langsung terasa adalah bobot perangkat yang terasa agak mantap dan tebal di tangan. Tokopedia

Dengan baterai 8.500mAh, ini tidak mengejutkan. Belum ada teknologi yang bisa bikin baterai segede itu terasa ringan meski Silicon-Carbon sudah sangat membantu dibanding baterai lithium konvensional.

Tidak ada slot microSD — storage 256GB atau 512GB memang besar, tapi tidak bisa diperluas. Pertimbangkan ini sebelum pilih varian 256GB.

Layar 120Hz, bukan 144Hz — Di kelas harga dan spesifikasi ini, 120Hz bisa terasa sedikit kurang. Beberapa kompetitor seperti Infinix GT 50 Pro sudah menawarkan 144Hz di harga serupa.

Tidak ada wireless charging — untuk HP yang posisinya sudah mendekati flagship, absennya wireless charging terasa seperti satu fitur yang seharusnya sudah ada.


Perbandingan dengan Kompetitor Terdekat

HPHargaChipsetBateraiLayarKamera
POCO X8 Pro MaxRp6,5-7 jtDimensity 9500s8.500mAhAMOLED 120Hz50MP LF600
iQOO Z11Rp5,7 jtSD 7s Gen 49.020mAhAMOLED 144Hz50MP IMX882
Infinix GT 50 ProRp6,5 jtDimensity 84006.500mAhAMOLED 144Hz50MP IMX
Xiaomi 17Rp10 jt+Snapdragon 8 Elite6.000mAhAMOLEDLeica
Realme GT 7Rp6-7 jtSD 8 Elite6.500mAhAMOLED50MP

Beberapa observasi jujur dari tabel ini:

POCO X8 Pro Max unggul jelas di baterai 8.500mAh tidak tertandingi di kelas ini. Dan chipset Dimensity 9500s-nya secara teknikal lebih kuat dari semua kompetitor di tabel, kecuali Realme GT 7 yang pakai Snapdragon 8 Elite.

Tapi iQOO Z11 di harga lebih murah punya layar 144Hz dan kamera Sony IMX882 yang arguably lebih baik. Dan Realme GT 7 dengan Snapdragon 8 Elite bisa jadi saingan sangat ketat kalau harganya kompetitif.


Untuk Siapa POCO X8 Pro Max Paling Cocok?

Setelah semua fakta di atas, ini gambarannya:

Sangat worth it untuk:

  • Gamer mobile hardcore yang butuh chipset flagship di budget di bawah Rp7 juta
  • Pengguna aktif yang tidak mau repot ngecas 8.500mAh adalah raja daya tahan
  • Yang sering di area sinyal buruk dan butuh komunikasi offline
  • Yang mengutamakan performa raw di atas segalanya

Mungkin bukan pilihan terbaik kalau:

  • Kamera adalah prioritas utama ada yang lebih baik di kelas ini
  • Kamu sensitif soal bobot dan ketebalan
  • Butuh layar 144Hz untuk gaming kompetitif
  • Budget di bawah Rp6 juta POCO X8 Pro standar lebih worth it

Lompatan Bersejarah yang Butuh Sedikit Penyempurnaan

POCO X8 Pro Max adalah pernyataan penting dari POCO: seri X tidak lagi cuma “mid-range dikencangkan”, tapi sudah berani masuk territory flagship.

Dimensity 9500s di harga Rp6,5 juta adalah pencapaian value yang susah dibantah. AnTuTu 3 juta lebih, baterai 8.500mAh dengan charging 100W, layar AMOLED 1.5K ini bukan spek mid-range.

Tapi sebagai lompatan pertama ke wilayah flagship, ada area yang masih bisa ditingkatkan kamera yang perlu lebih ambisius, layar 120Hz yang terasa kurang di kelas ini, dan absennya wireless charging.

Kalau prioritasmu performa dan baterai POCO X8 Pro Max di Rp6,5 juta adalah salah satu sweet spot terbaik yang ada di Indonesia saat ini.

Skor TeknosArena: 8.4/10

KategoriNilai
Performa9.5/10
Baterai9.5/10
Layar8/10
Kamera7.5/10
Desain8/10
Nilai8.5/10
Overall8.4/10

Cek harga terbaru dan beli di mi.com/id atau marketplace resmi!

Sudah pakai POCO X8 Pro Max atau masih pertimbangkan? Share di komentar!

Untuk perbandingan lengkap X8 Pro vs X8 Pro Max, nantikan artikel berikutnya dari TeknosArena!

Simak juga Review iQOO Z11 Resmi Masuk Indonesia, HP Rp5 Juta-an dengan Baterai Badak.

Artikel Terkait

Review Jujur Super Bear Adventure 2026, Game Indie yang Bikin Nagih, Tapi Ada Beberapa Hal yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Main

Ada satu pertanyaan yang bikin aku penasaran sebelum nulis artikel ini. Kenapa game yang rilis tahun 2017 zaman…

ByByWimah Mahmd Jun 4, 2026

iQOO Z11 Resmi Masuk Indonesia, HP Rp5 Juta-an dengan Baterai Badak yang Bikin Penasaran dan Banyak Pertanyaan

Ada satu angka di spesifikasi iQOO Z11 yang langsung bikin orang dua kali baca. 9.020mAh. Bukan 5.000. Bukan…

ByByWimah Mahmd May 30, 2026

Oppo A6c, HP “Cantik” yang Gak Cuma Jual Tampang, Tapi Baterainya Bikin Geleng Kepala

Mari kita jujur-jujuran. Biasanya kalau kita dengar nama “Oppo”, yang terlintas di pikiran adalah: desain cakep, kamera selfie…

ByByWimah Mahmd May 29, 2026

Infinix Hot 70, HP “Bunglon” yang Bisa Berubah Warna, Baterai 6.000 mAh Cuma Rp2 Jutaan?

Kalau kamu pikir inovasi smartphone di kelas harga Rp2 jutaan sudah mentok di situ-situ saja, Infinix sepertinya punya…

ByByWimah Mahmd May 27, 2026

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top