• Home
  • Smartphone
  • Oppo Reno16 Resmi Masuk Indonesia, Ada Keputusan Aneh yang Bikin Reno16 Biasa Lebih Menarik dari Reno16 Pro
Oppo Reno16

Oppo Reno16 Resmi Masuk Indonesia, Ada Keputusan Aneh yang Bikin Reno16 Biasa Lebih Menarik dari Reno16 Pro

Biasanya kalau kamu beli versi “biasa” dari sebuah seri HP, kamu pasrah aja terima kalau speknya bakal kalah dari versi Pro-nya di hampir semua sisi. Itu rumus yang sudah dipakai bertahun-tahun oleh hampir semua merek HP, termasuk Oppo sendiri.

Tapi giliran Oppo Reno16 resmi diluncurkan, ada satu keputusan yang sedikit membalik logika itu dan menariknya, justru ada di sektor yang biasanya jadi pembeda paling jelas antara model Pro dan non-Pro: penyimpanan internal.

Reno16 versi reguler dijual dengan opsi storage sampai 1TB. Reno16 Pro, yang harganya lebih mahal, mentok di 512GB sebagai pilihan tertinggi.

Sudah Bisa Dipesan di Indonesia, Oppo Reno16 Resmi Meluncur

Oppo Indonesia sudah membuka jalur pre-order untuk Reno16 Series lewat situs resmi mereka, dengan tanggal peluncuran dipatok di 3 Juli 2026. Yang ikut pre-order dijanjikan benefit hingga Rp4,7 juta plus diskon hingga 90 persen untuk sejumlah item bundling meski seperti biasa, detail benefit semacam ini biasanya berlaku dengan syarat dan ketentuan tertentu, jadi jangan langsung kebawa euforia angka di banner promosinya.

Secara global, Reno16 dan Reno16 Pro sebenarnya sudah resmi diperkenalkan lebih dulu di pasar Tiongkok pada 25 Mei 2026. Jadi yang terjadi di Indonesia sekarang bukan peluncuran perdana, melainkan ekspansi ke pasar berikutnya pola yang memang biasa dipakai Oppo untuk seri Reno setiap setengah tahun sekali.

Kamera Reno16 Jadi Senjata Utama, dan Ini Bukan Gimmick Marketing Doang

Kalau kamu lihat seri Reno dari generasi ke generasi, fotografi memang selalu jadi identitas utamanya. Tapi kali ini lompatannya cukup terasa.

Baik Reno16 maupun Reno16 Pro sama-sama dibekali kamera utama 200MP dengan bukaan f/1.8 dan OIS bukan cuma angka megapixel gede tanpa fitur pendukung. Susunan kamera belakangnya identik di kedua model: kamera utama 200MP, kamera telefoto periskop 50MP dengan OIS, dan kamera ultrawide 50MP dengan sudut pandang 116 derajat. Untuk depan, keduanya pakai 50MP yang juga didukung lensa ultrawide jadi foto rame-rame nggak perlu mundur jauh-jauh buat masuk semua orang ke frame.

Yang membedakan justru bukan resolusinya, tapi fitur olahan gambarnya. Oppo memperkenalkan Natural Tone engine untuk hasil portrait yang katanya lebih natural, dan fitur Live Photo sekarang bisa dipakai di semua kamera kamera utama dan telefoto menghasilkan Live Photo 25MP, sementara ultrawide dan kamera depan di 12MP.

Hal yang sering luput dari pembahasan: konfigurasi kamera yang identik antara Reno16 dan Reno16 Pro ini sebenarnya kabar baik buat yang budget-nya pas-pasan tapi tetap mau hasil foto kelas atas. Biasanya kamera jadi salah satu yang paling dikorbankan di versi non-Pro, kali ini tidak.

Baca juga

Soal Dapur Pacu, Di Sinilah Bedanya Mulai Kelihatan

Reno16 Pro mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 9500s, sementara Reno16 versi reguler turun ke Dimensity 8550 Super. Reno16 sendiri tercatat jadi perangkat pertama yang memakai chipset ini secara global, dengan CPU delapan inti berbasis Cortex-A725 hingga 3,4GHz dan GPU Mali-G720 MC8. Dalam pengujian benchmark, skor AnTuTu-nya tembus sekitar 2,1 juta poin angka yang cukup kompetitif untuk kelas mid-range atas.

Selisihnya dengan Dimensity 9500s di Pro memang ada, tapi untuk pemakaian harian sosial media, multitasking, gaming kasual sampai menengah gap-nya kemungkinan tidak akan terlalu terasa buat kebanyakan orang.

Oppo juga menyematkan beberapa komponen tambahan yang sama di kedua model: ShanHai communication enhancement chip untuk penguatan sinyal, chip akselerasi WiFi independen, serta sistem pendingin nano-ice crystal heat dissipation. Jadi dari sisi konektivitas dan manajemen panas, keduanya sama-sama dapat perlakuan serius, bukan cuma model Pro saja yang diistimewakan.

Baterai dan Layar Reno16 Pro Menang Tipis, Tapi Bukan Tanpa Trade-off

Reno16 Pro membawa baterai 7.000 mAh dengan dukungan fast charging 80W kabel dan tambahan wireless charging 50W fitur yang absen di Reno16 reguler. Reno16 sendiri mengandalkan apa yang Oppo sebut “Glacier Battery” berkapasitas 6.700 mAh, dengan fast charging 80W tapi tanpa opsi nirkabel.

Layarnya pun beda kelas. Reno16 Pro pakai panel OLED 6,78 inci dengan resolusi 2.772 x 1.272 piksel, rasio layar-ke-bodi sampai 93,35 persen berkat bezel yang sangat tipis, kedalaman warna 10-bit, dan kecerahan puncak 3.600 nits. Reno16 versi reguler tetap dapat layar OLED datar 6,32 inci dengan resolusi 2.640 x 1.216 piksel, refresh rate 120Hz, dan kecerahan maksimum yang sama-sama mentok di 3.600 nits jadi soal kecerahan layar di luar ruangan, dua-duanya sama tangguhnya.

Dari sisi ketahanan, Reno16 Pro membawa sertifikasi yang lebih lengkap: IP66, IP68, IP69, dan IP69K sekaligus bikin perangkat ini bisa diajak basah-basahan dengan lebih percaya diri dibanding kebanyakan HP di kelasnya.

Soal Harga di Indonesia

Berdasarkan bocoran yang beredar menjelang peluncuran resmi, Reno16 varian 8GB/256GB diperkirakan dilepas di harga Rp11.999.000, sementara varian 12GB/256GB di kisaran Rp12.999.000. Untuk Reno16 Pro, harganya tentu akan berada di atas itu mengingat selisih chipset dan fitur tambahan seperti wireless charging.

Kalau dibandingkan dengan pendahulunya, Reno15 5G yang sempat dijual sekitar Rp8 jutaan, ada kenaikan harga yang cukup signifikan di generasi ini wajar mengingat lompatan di sektor kamera dan chipset, tapi tetap perlu jadi pertimbangan kalau kamu sebelumnya menargetkan Reno di rentang harga 8 jutaan.

Worth It atau Tidak?

Untuk kamu yang fotografi adalah prioritas nomor satu tapi budget belum sampai ke Reno16 Pro, Reno16 reguler sebenarnya menutup gap itu dengan cukup baik konfigurasi kameranya sama persis, bedanya cuma di chipset dan baterai. Buat dipakai konten kreator yang lebih fokus hasil jepretan daripada performa gaming berat, Reno16 biasa ini cukup masuk akal jadi pilihan yang lebih hemat.

Tapi kalau kamu butuh wireless charging, layar dengan resolusi lebih tinggi, atau sertifikasi ketahanan air paling lengkap, selisih harga ke Reno16 Pro kemungkinan sepadan untuk dibayar.

Satu hal yang perlu diingat: ini masih masa pre-order, dan harga final resmi baru benar-benar terkonfirmasi begitu peluncuran 3 Juli berlangsung. Kalau kamu memang berencana beli, ada baiknya tunggu sampai tanggal itu lewat sebelum transfer uang supaya tidak ada kejutan dari sisi harga atau spek final begitu produknya benar-benar masuk pasar.

Kamu lebih condong ke Reno16 biasa atau rela nambah budget buat versi Pro? Tulis alasanmu di kolom komentar.

Baca juga: 7 HP OPPO Terbaik di Bawah 3 Juta 2026, Desain Premium Harga Hemat! dan artikel smartphone terbaru lainnya di TeknosArena.

Artikel Terkait

Celah Zero-Day Ditemukan di Android 14, 15, dan 16, Sudah Dieksploitasi Sebelum Kamu Update

Kalau HP Android kamu belum update sejak bulan lalu, ada celah yang sebenarnya sudah dimanfaatkan orang lain untuk…

ByByWimah Mahmd Jun 19, 2026

Rayman Akhirnya “Pulang”! Pengumuman Rayman Legends Retold di State of Play 2026 yang Bikin Gamer Nostalgia

Ada satu karakter ikonik di dunia game yang selama satu dekade terakhir seolah-olah “di anak tirikan” oleh penciptanya…

ByByWimah Mahmd Jun 18, 2026

Final Fantasy Resonance Resmi Diumumkan, Game HD-2D Pertama di Franchise Legendaris Ini

Kalau kamu dulu main Final Fantasy Brave Exvius di HP sampai puluhan ribu hari login streak, ada kabar…

ByByWimah Mahmd Jun 15, 2026

Perang AI 2026: Mengupas Tuntas Kelebihan Odysseus, ChatGPT, dan Claude

PewDiePie youtuber yang sudah pensiun dari konten gaming, yang kamu kenal karena teriakan dan meme “Subscribe” tiba-tiba pada…

ByByWimah Mahmd Jun 14, 2026

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top